September 23, 2021

contakme.com

Seputar Info Terbaru

Kisah Dinda, Melahirkan di Atas Becak saat Hujan Deras, Bayi Kedinginan hingga Pinjam Selimut Warga

Seorang saat hujan deras. Ia kemudian meminjam selimut warga untuk menutupi tubuh bayinya yang kedinginan. Peristiwa itu dialami Dinda (18), warga Kelurahan 7 Ulu Palembang.

Ia diketahui menikah di usianya yang masih 13 tahun dan melahirkan anak ketiganya di dalam becak pada Senin (25/1/2021). Proses melahirkan ini bermula saat Dinda merasakan perutnya sakit saat sedang mencuci. Dengan cepat Dinda langsung meminta bantuan keluarganya untuk dibawa ke bidan.

Kemudian keluarga Dinda yang bernama Puput turut membantu Dinda. Saat itu kondisi Dinda sudah mengeluarkan darah, terlihat masu segera melahirkan. Sebelum membawa Dinda ke bidan, Puput berkoordinasi terlebih dahulu dengan RT setempat. "Saya koordinasi dengan buk RT dan dikorodinasikan ke Kader Posyandu yaitu Neliyani," katanya.

Puput menceritakan, setelah didiskusikan bersama akhirnya diputuskan dibawa ke Klinik dr Vita Altamira. "Untuk menuju ke klinik tersebut saya panggil becak dulu. Setelah dapat becak saya dan Dinda menuju ke Klinik dr Vita. Namun diperjalan ternyata kepala bayinya sudah keluar," ceritanya. Lebih lanjut ia menceritakan, karena kepala bayi sudah keluar maka ia merasa deg degan, ada rasa takut apalagi lagi hujan.

"Tapi melihat kepala bayi itu sudah di ujung saya beranikan diri saja untuk membantu proses lahiran Dinda di atas becak. Posisinya Dinda di atas becak saya dibawah. Alhamdulillah anaknya bisa lahir selamat di atas becak," ungkapnya. Masih kata Puput, setelah anaknya Dinda lahir ia pun minta bantuan para tetangga sekitar. Puput minta selimut untuk bayi, sebab posisi hujan dan bayinya kedinginan.

"Setelah lahir kami lanjutkan ke klinik. Dalam kondisi tali pusat bayi belum dipotong. Sesampainya di Klinik disambut para bidan yang ada di klinik tersebut," katanya. Kemudian tali pusat dipotong, darah dan lainnya dibersihkan. Lalu kondisi kesehatan ibu dan anak diperiksa. Alhamdulillah semua baik baik saja.

"Hasilnya bagus, anak sehat dan Dindanya pun tak perlu dijahit. Abis lahiran diperiksa dan sehat sehat semua malamnya pulang. Bayinya juga anteng nggak rewel," katanya. Puput pun menambahkan, bahwa ini pertama kalinya ia membantu proses kelahiran. Namun, meskipun begitu sedikit banyaknya ia tahu karena suka melihat dari instagram.

"Sebelumnya saya juga sempat lihat lihat di instagram gimana proses melahirkan. Saya juga sudah punya anak, sedikit banyak ada tahu," katanya. Sementara itu Neliyani, kader Posyandu menambahkan, bahwa tadinya disarankan untuk ke RS Bari. Namun melihat kondisi yang tidak memungkinkan untuk dibawa ke rumah sakit maka lebih baik ke klinik terdekat.

"Memang Dinda ini jatuhnya pasien umum, apalagi kondisi keuangan tidak mencukupi." "Namun kami memikirkan kondisinya dan anaknya, jadi kami berfikir mintak bantuan Rotary Club Palembang." "Alhamdulillah dari Rotary sudah memberikan bantuan untuk biaya persalinan," katanya.